Sabtu, 14 Mei 2022

MENYEMBUNYIKAN AMAL SALEH

 MENYEMBUNYIKAN AMAL SALEH

✍🏻 Abdullah Ibnul Mubarak rahimahullah mengatakan,

ﺭﺃﻳﺖ ﻣﺎﻟﻜﺎ ﻓﺮﺃﻳﺘﻪ ﻣﻦ اﻟﺨﺎﺷﻌﻴﻦ ﻭﺇﻧﻤﺎ ﺭﻓﻌﻪ اﻟﻠﻪ ﺑﺴﺮﻳﺮﺓ ﺑﻴﻨﻪ ﻭﺑﻴﻨﻪ، ﻭﺫﻟﻚ ﺃﻧﻲ ﻛﺜﻴﺮا ﻣﺎ ﻛﻨﺖ ﺃﺳﻤﻌﻪ ﻳﻘﻮﻝ

Aku melihat Imam Malik, maka aku mendapati beliau termasuk orang yang khusyuk. Sungguh Allah telah mengangkat derajat beliau dengan sebab rahasia antara dirinya dan Allah.

Yang demikian itu karena aku sering mendengar beliau memberikan nasihat,

ﻣﻦأحب أن ﻳﻔﺘﺢ ﻟﻪ ﻓﺮﺟﺔ ﻓﻲ ﻗﻠﺒﻪ ﻭﻳﻨﺠﻮ ﻣﻦ ﻏﻤﺮاﺕ اﻟﻤﻮﺕ ﻭﺃﻫﻮاﻝ ﻳﻮﻡ اﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻓﻠﻴﻜﻦ ﻓﻲ ﻋﻤﻠﻪ ﻓﻲ اﻟﺴﺮ ﺃﻛﺜﺮ ﻣﻨﻪ ﻓﻲ اﻟﻌﻼﻧﻴﺔ

“Siapa yang suka dibukakan kelapangan pada hatinya, selamat dari kengerian sakratulmaut, dan dahsyatnya hari kiamat; hendaknya amalan yang disembunyikan lebih banyak daripada amalan yang tampak.”

📚 Tartiib al-Madaarik wa Taqriib al-Masaalik 2/51

KAYA DAN MISKIN ADALAH UJIAN

 KAYA DAN MISKIN ADALAH UJIAN

✍🏻 Hasan al-Bashri rahimahullah berkata,

لو شاءَ اللهُ - عَزَّ وَجَلَّ - لجعلَكُمْ أغنياءَ لا فقيرَ فيكم، ولو شاءَ لجعلَكُمُ فقراءَ ولا غَنِيَّ فيكم، ولكنِ ابْتَلَى بعضَكُمْ ببعضٍ لِيَنْظُرَ كيفَ تَعْمَلُونَ.

Jika Allah azza wa jalla berkehendak, tentu Dia akan menjadikan kalian semua kaya, tidak ada yang fakir di antara kalian. Jika Dia berkehendak pula, Dia akan menjadikan kalian semua fakir, tidak ada yang kaya di antara kalian. Akan tetapi, (Dia menjadikan di antara kalian ada yang kaya dan ada yang fakir) untuk menguji sebagian kalian dengan sebagian yang lain, agar Dia melihat apa yang kalian perbuat.

📚 Adab al-Hasan al-Bashri wa Zuhduhu wa Mawa'izhuhu, hal. 36


Rabu, 09 Maret 2022

TANDA SESEORANG MENCINTAI ORANG LAIN KARENA ALLAH

TANDA SESEORANG MENCINTAI ORANG LAIN KARENA ALLAH

✍🏼 Sufyan ats-Tsaury rahimahullah berkata:

إذا أحببت في الله، ثم أحدث حدثا، فلم تبغضه عليه، فلم تحبه في الله!

"Jika engkau mengaku mencintai seseorang karena Allah, lalu ketika dia melakukan sebuah dosa engkau tidak marah kepadanya, maka hakekatnya engkau tidak mencintainya karena Allah."

📚 Hilyatul Auliya', jilid 7 hlm. 34

HAKEKAT DUNIA YANG FANA

HAKEKAT DUNIA YANG FANA

✍🏼 Al-Hasan al-Bashry rahimahullah berkata:

ما الدنيا كلها من أولها إلى آخرها إلا كرجل نام نومة
رأى في منامه ما يحب ثم انتبه.

"Tidaklah dunia ini semuanya dari awalnya hingga akhirnya selain seperti seseorang yang tidur yang bermimpi melihat hal-hal yang dia senangi lalu dia terbangun."

📚 Al-Mujalasah wa Jawahirul Ilmi, hlm. 227

ILMU LEBIH BERHARGA DARI DUNIA SEISINYA

 ILMU LEBIH BERHARGA DARI DUNIA SEISINYA

✍🏻 Asy-Syaikh al-Utsaimin rahimahullah berkata:

الإنسان الذي يمن الله عليه بالعلم فقد من الله عليه بما هو أعظم من الأموال والبنين والزوجات والقصور والمراكب وكل شيء

"Seseorang yang diberi karunia ilmu (agama) oleh Allah, maka sungguh Allah telah mengaruniakan untuknya sesuatu yang lebih berharga dibandingkan dengan harta, anak-anak laki-laki, para istri, istana, kendaraan, dan segala sesuatu."

📚 Syarh Riyadhus Shalihin

2 Ayat terakhir surat Albaqarah

◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ۚ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇◇

✏Bacaan latin: āmanar-rasụlu bimā unzila ilaihi mir rabbihī wal-mu`minụn, kullun āmana billāhi wa malā`ikatihī wa kutubihī wa rusulih, lā nufarriqu baina aḥadim mir rusulih, wa qālụ sami'nā wa aṭa'nā gufrānaka rabbanā wa ilaikal-maṣīr
🛡🛡🛡🛡🛡🛡🛡🛡🛡🛡🛡
✏lā yukallifullāhu nafsan illā wus'ahā, lahā mā kasabat wa 'alaihā maktasabat, rabbanā lā tu`ākhiżnā in nasīnā au akhṭa`nā, rabbanā wa lā taḥmil 'alainā iṣrang kamā ḥamaltahụ 'alallażīna ming qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih, wa'fu 'annā, wagfir lanā, war-ḥamnā, anta maulānā fanṣurnā 'alal-qaumil-kāfirīn

Nasehat Sebelum Tidur

🌺🌺🌺NASIHAT SEBELUM TIDUR🌺🌺🌺

Dari Umar bin Dzar rahimahullah, dari Mujahid rahimahullah, beliau berkata,

إذا أراد أحدكم أن ينام فليستقبل القبلة ولينم على يمينه وليذكر اللّٰه وليكن آخر كلامه عند منامه: لا إله إلا الله؛ فإنّها وفاء لا يدري لعلّها تكون منيّته، ثمّ قرأ: ((وهو الذي يتوفّٰكم بالليل)) 

"Jika salah seorang kalian hendak tidur, jadikanlah kiblat sebagai arah (tubuh) kalian, tidurlah pada sisi kanannya, berzikirlah kepada Allah, dan jadikan 'Laa Ilaha illallah' sebagai ucapan  terakhir menjelang tidurnya. Sesungguhnya kalimat ini adalah pemenuhan (terhadap janji), ia tidak tahu barangkali setelah itu adalah kematiannya."

Kemudian Mujahid membaca ayat, 

وَ هُوَ الَّذِي يَتَوَفّىٰكم بالّيل

"Dan Dialah yang mewafatkan kalian di malam hari." (Al-An'am: 60)