Selasa, 31 Oktober 2017

TATHAYYUR (MERASA SIAL DENGAN SESUATU)


~~~~~~~~~~~~~~~

TATHAYYUR (MERASA SIAL DENGAN SESUATU)

بسم الله الرحمن الرحيم السلام
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Pelajaran yang ke-17 dari Silsilah Belajar Tauhid adalah tentang "Tathayyur", yaitu merasa sial dengan sesuatu.

◆ Tathayyur adalah merasa akan bernasib sial karena melihat atau mendengar kejadian tertentu.

Seperti melihat tabrakan atau orang yang berkelahi, atau yang semisalnya.

Kemudian hal tersebut menyebabkan dia tidak jadi melaksanakan hajatnya, seperti bepergian, berdagang dan lain-lain.

Tathayyur termasuk syirik kecil apabila perasaan tersebut kita ikuti.

Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

مَنْ رَدَّتْهُ الطِّيَرَةُ مِنْ حَاجَةٍ فَقَدْ أَشْرَكَ

"Barangsiapa yang thiyarah menyebabkan dia tidak jadi melaksanakan hajatnya maka dia telah berbuat syirik."
(Hadits shahīh diriwayatkan oleh Imām Ahmad)

Perasaan ini sebenarnya tidak akan mempengaruhi takdir, sebagaimana hal ini dinafi'kan & diingkari oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Beliau bersabda:

وَلاَ الطِّيَارَة

"Tidak ada thiyārah."
(HR Bukhari dan Muslim)

⇒ Maksudnya, thiyārah ini hanya sebuah perasaan saja yang tidak akan berpengaruh terhadap takdir Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Oleh karena itu seorang Muslim tidak boleh mengikuti was-was syaithān ini.

Dan hendaknya dia,

•✓Memiliki keyakinan yang kuat bahwa semua yang terjadi di permukaan bumi berupa kebaikan & keburukan adalah dengan takdir Allāh semata.

•✓Yakin bahwa tidak (ada yang) mendatangkan kebaikan kecuali Allāh & tidak (ada yang) melindungi dari keburukan kecuali Allāh.

•✓Hanya bertawakal kepada Allāh semata & berbaik sangka kepada Allāh Subhānahu wa Ta'ālā.

Apabila datang perasaan tersebut maka hendaknya segera dihilangkan dengan tawakkal dan tetaplah dia melaksanakan hajatnya.

Dan apa yang terjadi setelah itu adalah takdir Allāh semata.

Adapun tafā'ul maka diperbolehkan didalam agama kita.

◆ Tafā'ul artinya adalah berbaik sangka kepada Allāh karena melihat atau mendengar sesuatu.

Dahulu Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam sering bertafā'ul seperti ketika Perjanjian Hudaibiyah.

Utusan Quraisy saat itu bernama Suhail. Dan Suhail adalah bentuk pengecilan dari kata "sahl" yang artinya "yang mudah".

Maka Beliau pun berbaik sangka kepada Allāh bahwa perjanjian ini akan membawa kemudahan dan kebaikan bagi umat Islam.

Maka benarlah persangkaan Beliau.

Allāh Subhānahu wa Ta'ālā membuka setelah itu (yaitu setelah perjanjian tersebut) pintu-pintu kemudahan bagi umat Islam.

Itulah halaqah yang ke-17 dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

وبالله التوفيق والهداية
و السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Senin, 30 Oktober 2017

MELETAKAN TANGAN PADA ANGGOTA BADAN YANG SAKIT DISERTAI DENGAN DO'A


🔎🌴SUNNAH YANG TERLUPAKAN

🛡👋🏻MELETAKAN TANGAN PADA ANGGOTA BADAN YANG SAKIT DISERTAI DENGAN DO'A

🔹Dari Shahabat Utsman bin Abil 'Ash ats Tsaqofiy radhiyallahu 'ahu:

🌴Bahwasannya ia pernah mengeluh kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sebuah penyakit yang ia derita semenjak ia masuk Islam,

↪Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya:

((ضَعْ يَدَكَ عَلَى الَّذِى تَأَلَّمَ مِنْ جَسَدِكَ وَقُلْ بِاسْمِ اللَّهِ. ثَلاَثًا. وَقُلْ سَبْعَ مَرَّاتٍ أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ))

👋🏻"Letakanlah tanganmu pada anggota tubuh yang engkau merasakan sakit, dan bacalah:

🔸Bismillah 3 kali.

🔸Dan bacalah sebanyak 7 kali:

((أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ))

🛡"Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan yang sedang aku rasakan dan yang aku khawatirkan."

Kamis, 26 Oktober 2017

_Benarkah Ada Tanduk Setan Saat Matahari Terbit dan Tenggelam?_

Salafyways:
🌻🍃☀🌻🍃

*_Benarkah Ada Tanduk Setan Saat Matahari Terbit dan Tenggelam?_*
Telegram salafyways https://goo.gl/vLphkg

🍃Benarkah ada tanduk setan saat matahari terbit dan tenggelam?

Kalau kita perhatikan memang ada seperti itu sebagaimana disebutkan dalam dalil karenanya dilarang shalat saat itu.

🍃Dari hadits Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تُصَلُّوْا عِنْدَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ وَلاَ عِنْدَ غُرُوْبِهَا ؛ فَإِنَّهَا تَطْلُعُ وَتَغْرُبُ عَلَى قَرْنِ شَيْطَانٍ وَصَلُّوْا بَيْنَ ذَلِكَ مَا شِئْتُمْ

*“Janganlah shalat ketika matahari terbit dan janganlah shalat ketika matahari tenggelam karena ketika itu matahari terbit dan tenggelam di atas tanduk setan. Shalatlah di antara itu semau kamu.”* (HR. Abu Ya’la dalam musnadnya, 2/200 dan Al-Bazzar, 1/293/613. Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 314 mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Lengkapnya tentang larangan shalat sunnah yang tidak punya sebab diterangkan dalam dua hadits berikut ini.

🍃Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ صَلاَةَ بَعْدَ الصُّبْحِ حَتَّى تَرْتَفِعَ الشَّمْسُ ، وَلاَ صَلاَةَ بَعْدَ الْعَصْرِ حَتَّى تَغِيبَ الشَّمْسُ

_“Tidak ada shalat setelah shalat Shubuh sampai matahari meninggi dan tidak ada shalat setelah shalat ‘Ashar sampai matahari tenggelam.”_ (HR. Bukhari, no. 586 dan Muslim, no. 827)

🍃Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

ثَلاَثُ سَاعَاتٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَنْهَانَا أَنْ نُصَلِّىَ فِيهِنَّ أَوْ أَنْ نَقْبُرَ فِيهِنَّ مَوْتَانَا حِينَ تَطْلُعُ الشَّمْسُ بَازِغَةً حَتَّى تَرْتَفِعَ وَحِينَ يَقُومُ قَائِمُ الظَّهِيرَةِ حَتَّى تَمِيلَ الشَّمْسُ وَحِينَ تَضَيَّفُ الشَّمْسُ لِلْغُرُوبِ حَتَّى تَغْرُبَ

*“Ada tiga waktu yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kami untuk shalat atau untuk menguburkan orang yang mati di antara kami yaitu: (1) ketika matahari terbit (menyembur) sampai meninggi, (2) ketika matahari di atas kepala hingga tergelincir ke barat, (3) ketika matahari  akan tenggelam hingga tenggelam sempurna.”*  (HR. Muslim, no. 831)

Semoga jadi ilmu bermanfaat.

UJUB DAN SOMBONG

Salafy Indonesia:
💥⚠⛔🔥 UJUB DAN SOMBONG MENGHANCURKAN AMAL KEBAIKAN!!

✍🏼 Asy-Syaikh Abul Harits Ibrahim at-Tamimy hafizhahullah berkata:

‏رُبَّ طاعةٍ أورثت عُجباً وترفُّعاً!
ورُبَّ معصيةٍ أورثت ذُلاً واستغفاراً وانكساراً بين يدي ﷲ!
اجعلْ توفيقَ ﷲ لك بعمل الطاعات يزيدُك رحمةً بإخوانك وشفقةً عليهم ونصحاً لهم، فهذا من أسباب ثباتك ﷷ!
ولا تُكن ممن إذا وُفِّق للخير نَظَر لإخوانه بعين الازدراء والاحتقار فتُسلب الخير!

"Bisa jadi sebuah ketaatan mewariskan sifat ujub dan sombong, dan bisa jadi sebuah maksiat mewariskan kehinaan, istighfar, dan merasa hancur di hadapan Allah. Maka jadikanlah taufiq dari Allah kepadamu untuk melakukan ketaatan sebagai sesuatu yang menambah belas kasihanmu kepada saudara-saudaramu dan sikap nasehat untuk mereka, karena ini termasuk sebab kekokohanmu di atasnya. Dan janganlah termasuk orang yang jika diberi taufiq untuk melakukan kebaikan dia melihat saudara-saudaranya dengan pandangan menghina dan merendahkan, sehingga menyebabkan kebaikan dicabut dari dirimu!"

🌍 Sumber || https://twitter.com/alsalafy

Istiqomah


┏ □■□ ━━━━━━━
  N A S E H A T
┗━━━━━━━━━━ ●○●
TEGUH DIATAS AGAMA

💦Suatu hal yang menyedihkan, tatkala mendengar cerita bahwa salah seorang saudara kita yang dulu dikenal baik, rajin shalat berjamaah di masjid, namun sekarang sudah meninggalkan masjid. Bahkan mungkin sudah jarang mengerjakan shalat wajib.

❄ Dan juga seorang wanita yang dulunya dikenal sebagai wanita yang menutup aurot, namun dengan berlalunya hari, jilbabnya mulai dia tanggalkan dari dirinya.

Itu hanyalah secuil gambaran tentang realita yang ada di sekitar kita, ada diantara kaum muslimin yang berguguran dari menjaga prinsip - prinsip agama.

🍃Maka berikut ini kiat - kiat untuk istiqomah diatas agama,

1. Mengerjakan segala bentuk ketaatan dan bersungguh - sungguh untuk menjalankannya.

2. Ikhlas dalam beribadah.

3. Memperbanyak do'a.

4. Memperbanyak membaca al-Qur'an.

5. Bergaul dengan orang-orang shalih.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang istiqomah diatas agama, dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang mengikhlaskan ibadah hanya kepada-Nya.

Semoga bermanfaat.

📝 Ustadz Andy Fahmi Halim, Lc

📖 Sumber: disarikan dari Majalah Adz- Dzakhirah Al- Islamiyyah edisi 89, thn 2014.

__
💻 www.suaraaliman.com

Selasa, 24 Oktober 2017

JIKA ADA NON-MUSLIM YANG BERSIN DAN MENGUCAPKAN ALHAMDULILLAH


✅JIKA ADA NON-MUSLIM YANG BERSIN DAN MENGUCAPKAN ALHAMDULILLAH

Jika ada non-muslim yang bersin dan mengucapkan “alhamdulillah”..

كَانَ الْيَهُوْدُ يَتَعَاطَسُوْنَ عِنْدَ رَسُوْلِ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْجُوْنَ أَنْ يَقُوْلَ لَهُمْ يَرْحَمُكُمُ اللهُ، فَيَقُوْلُ: يَهْدِيْكُمُ اللهُ وَيُصْلِحُ باَلَكُمْ.

“Dahulu sekelompok orang Yahudi pura-pura bersin di hadapan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Mereka berharap agar Beliau shallallahu alaihi wasallam mendoakan mereka : Yarhamukumullah (semoga Allah memberikan rahmat kepada kalian) 

✔️Namun Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam hanya mengucapkan : Yahdikumullaah wa yushlihu baalakum (semoga Allah memberikan hidayah kepada kalian dan memperbaiki keadaan kalian).

_______________________

📚 HR. Abu Dawud, an-Nasa-i dan at-Tirmidzi. Shahih oleh al-Albani dalam Misykatul Mashabih 4740
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

KATA MUTIARA ULAMA SALAF

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
ﺑﺤﺴﺐ ﻗﻠﺔ ﻋﻠﻢ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻳﻀﻠﻪ ﺍﻟﺸﻴﻄﺎﻥ .
"Syaithan akan menyesatkan seseorang sesuai dengan sedikitnya ilmunya."
: Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
ﺍﻟﻜﺎﺫﺏ ﺃﺳﻮﺃ ﺣﺎﻟًﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﺒﻬﻴﻤﺔ ﺍﻟﻌﺠﻤﺎﺀ .
"Seorang pendusta lebih buruk keadaannya dibandingkan hewan yang tidak bisa berbicara."
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
ﺣُﺴﻦ ﺍﻟﻌﺒﺎﺩﺓ ﺃﻫﻢ ﻣﻦ ﻛَﺜﺮﺓ ﺍﻟﻌﺒﺎﺩﺓ .
"Baiknya ibadah lebih penting dibandingkan banyaknya ibadah."
: Asy-Syaikh Dr. Hisyam bin Khalil al-Hausany hafizhahullah berkata:
ﻭﺳﺎﺋﻞ ﺍﻟﺘﻮﺍﺻﻞ ﻟﻴﺴﺖ ﻣﺠﺎﻻً ﻟﻼﻧﺘﺼﺎﺭ ﻟﻠﻨﻔﺲ ﻭﻃﻠﺐ ﺍﻟﺸﻬﺮﺓ ﺍﻹﻋﻼﻣﻴﺔ، ﺑﻞ ﻫﻲ ﻟﻨﺸﺮ ﺍﻟﺨﻴﺮ ﻭﺍﻟﺴﻨﺔ ﻭﻫﺪﻱ ﺳﻠﻒ ﺍﻷﻣﺔ، ﻓﻬﺬﺍ ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺒﻘﻰ ﻭﻳﺪﺧﺮ ﻟﻚ .
"Media-media sosial bukan ajang untuk membela kepentingan pribadi dan meraih ketenaran di media, tetapi untuk menyebarkan kebaikan, Sunnah Nabi, dan petunjuk Salaf (pendahulu umat ini), inilah yang akan tetap pahalanya dan akan disimpankan untukmu."
Haiah Kibarul Ulama mengatakan:
ﻛﻞ ﺗﻐﺮﻳﺪﺓ ﺳﺘﺴﺄﻝ ﻋﻨﻬﺎ، ﻭﺍﻟﺒﻌﺾ ﻗﺪ ﻻ ﻳﻌﻴﺮ ﺍﻫﺘﻤﺎﻣﺎ ﺑﺘﻐﺮﻳﺪﺓ ﻻ ﺗﺘﺠﺎﻭﺯ ١٤٠ ﺣﺮﻑ، ﻭﻳﻨﺴﺎﻫﺎ ﻟﺤﻈﺔ ﺇﻃﻼﻗﻬﺎ؛ ﻟﻜﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﻻ ﻳﻨﺴﻰ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ .
"Semua cuitan (twitt) yang engkau tulis maka engkau akan dimintai pertanggungjawaban, dan sebagian orang terkadang sama sekali tidak memiliki perhatian terhadap sebuah cuitan yang tidak lebih dari 140 karakter dan melupakannya saat meluncurkannya, tetapi Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan melupakannya."
MENOLONG ORANG LAIN HAKEKATNYA MENOLONG DIRI SENDIRI
Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:
ﻛﺎﻥ ﺷﻴﺦ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﺍﺑﻦ ﺗﻴﻤﻴﺔ ﻳﺴﻌﻰ ﻓﻲ ﺣﻮﺍﺋﺞ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺳﻌﻴًﺎ ﺷﺪﻳﺪًﺍ، ﻷﻧﻪ ﻳﻌﻠﻢ ﺃﻧﻪ ﻛﻠﻤﺎ ﺃﻋﺎﻥ ﻏﻴﺮﻩ ﺃﻋﺎﻧﻪ ﺍﻟﻠّٰﻪ .
"Dahulu Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah semangat dalam berusaha untuk memenuhi kebutuhan orang lain dengan sekuat tenaga, karena beliau meyakini bahwa setiap kali beliau membantu orang lain maka Allah pasti akan menolong beliau."